29 Juli 2026

Peringatan Hari Anak Nasional Ternoda Kasus Pemerkosaan Siswi SMP di Batu Bara – Pemkab Didesak Turun Tangan, Polisi Buru Pelaku

Kabupaten Batu Bara, 28 Juli 2026 – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Batu Bara menjadi tidak menyenangkan setelah terjadi kasus memilukan berupa pemerkosaan terhadap seorang siswi kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Datuk Tanah Datar. Insiden tragis ini terjadi pada Rabu (22/7/2026) lalu saat korban hendak berangkat ke sekolah.

Menurut Sekjen Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Batu Bara Rahmat Hidayat, kejadian bermula saat korban sedang berjalan kaki menuju sekolah. Seorang pria yang mengendarai sepeda motor menghampiri korban dengan menawarkan tumpangan gratis. Tanpa curiga, korban menerima tawaran tersebut, namun pelaku justru membawanya ke kawasan perkebunan kelapa sawit yang sepi untuk melakukan tindakan kekerasan seksual.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami trauma psikologis yang sangat berat serta gangguan fisik, hingga saat ini tidak berani lagi untuk pergi ke sekolah.

Masyarakat Desak Peran Aktif Pemkab Batu Bara

Berbagai pihak mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Dinas Sosial dan dinas terkait yang menangani perlindungan anak, untuk turun tangan secara langsung. Korban membutuhkan pendampingan psikologis, dukungan semangat, serta edukasi yang komprehensif guna mengatasi trauma dan memerangi ancaman predator seksual anak di wilayah tersebut.

Kehadiran peran negara dinilai sangat krusial tidak hanya untuk memulihkan kondisi korban, tetapi juga untuk memastikan bahwa hak pendidikannya tidak terputus akibat kejadian yang tragis ini.

Polisi Buru Pelaku Berdasarkan Rekaman CCTV

Di sisi lain, Polres Batu Bara menegaskan komitmen untuk segera mengungkap kasus ini. Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Masagus ZD pada Sabtu (25/7/2026) menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan petunjuk penting mengenai identitas terduga pelaku setelah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

“Pelaku masih kita buru. Personel di lapangan terus menelusuri jejak pelaku berdasarkan petunjuk yang didapatkan. Kami memohon doa dari masyarakat agar pelaku dapat segera kita tangkap,” tegas AKP Masagus.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Batu Bara terus melakukan penyelidikan secara intensif, termasuk pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pengumpulan alat bukti di lapangan, guna segera menyeret pelaku ke dalam proses hukum yang berlaku.

Sumber : LPAI Batu Bara

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *